Menggali dan Mengangkat Fenomena di Bumi Indonesia

Laman

Minggu, 27 November 2016

Lawang Sewu: Bangunan Eksotis Penuh Kesan Mistis

Lawang Sewu merupakan sebuah komplek bangunan peninggalan Belanda yang berada di Ibukota Provinsi Jawa Tengah, Semarang.  Bangunan ini mulai dibangun pada tahun 1904 dan selesai pada tahun 1907. Bangunan Lawang Sewu didesain oleh Cosman Citroen, seorang arsitek dari Negeri Belanda yang bekerja untuk perusahaan J. F. Klinkhamer dan B. J. Quendag. Bangunan ini awalnya digunakan oleh Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij, sebuah perusahaan kereta api yang bertugas membangun jaringan perkeretaapian di Pulau Jawa pada masa itu. Dalam Bahasa Jawa, lawang sewu berarti seribu pintu. Bangunan ini mendapat julukan Lawang Sewu karena desain bangunan ini memiliki banyak pintu dan jendela walaupun jumlah sebenarnya tidak sampai seribu.

Komplek Lawang Sewu terdiri dari beberapa bangunan, yaitu dua bangunan utama diberi nama Gedung A dan Gedung B serta dua bangunan kecil lainnya diberi nama Gedung C dan Gedung D. Gedung A memiliki dua tower kembar yang memiliki fungsi sebagai tempat penampungan air. Bangunan ini memiliki jendela kaca berukuran besar dan tangga utama di pusat bangunan. Bangunan ini konon memiliki terowongan bawah tanah yang mampu menghubungkan Lawang Sewu ke beberapa tempat, termasuk rumah dinas gubernur dan pelabuhan. Gedung B terletak di belakang Gedung A. Gedung ini memiliki tiga lantai di mana lantai pertama dan kedua berfungsi sebagai kantor serta lantai ketiga berfungsi sebagai ruang pertemuan. Lawang Sewu memiliki ruang bawah tanah atau basement yang diisi air berfungsi sebagai pendingin ruangan karena Indonesia termasuk negara yang panas.

Pada masa penjajahan Jepang, tentara dari Negeri Sakura mengambil alih Komplek Lawang Sewu. Ruang bawah tanah di Gedung B yang semula dipergunakan sebagai pendingin ruangan dialihfungsikan sebagai penjara. Di tempat itulah penyiksaan dan eksekusi dilakukan kepada tahanan perang. Sudah menjadi rahasia umum bahwa Komplek Lawang Sewu lekat dengan cerita berhawa mistis. Menurut penuturan beberapa masyarakat di sekitar Lawang Sewu, makhluk halus atau hantu beberapa kali menampakkan wujudnya di area komplek tersebut. Ruang bawah tanah dipercaya sebagai tempat yang paling menakutkan karena ditempat itulah banyak nyawa melayang baik karena disiksa maupun dipenggal kepalanya. 

Lawang Sewu yang sempat mengalami kerusakan atau lapuk di beberapa bagian bangunan, kini telah direnovasi. Renovasi dilakukan dengan tujuan menarik wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, dalam jumlah yang lebih besar dari sebelumnya. Pemerintah juga berharap dengan dilaksanakannya renovasi tersebut, kesan seram yang telah melekat di jiwa masyarakat dapat berangsur-angsur menghilang dan minat masyarakat akan Lawang Sewu semakin meningkat. 
Share:

All Indonesian Final Ganda Campuran Hong Kong Terbuka 2016

Sumber: www.badmintonindonesia.org

All Indonesian Final dari sektor ganda campuran berhasil diwujudkan dalam Yonex Sunrise Hong Kong Open 2016 Superseries. Dua pasangan ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Debby Susanto dan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, berhasil melaju ke partai final setelah mampu mengalahkan lawan masing-masing di partai semifinal yang di gelar pada Sabtu (26/11) bertempat di Hong Kong Coliseum, Kowloon.

Praveen/Debby memastikan langkah ke final terlebih dahulu setelah mampu mengalahkan pasangan Korea Selatan, Choi Solgyu/Chae Yoo Jung, dengan poin akhir 19-21, 21-18, dan 21-18. Praveen/Debby berhasil membalas kekalahan sebelumnya di China Terbuka pada pekan sebelumnya. Pada gim pertama Praveen/Debby mampu memimpin saat pertandingan baru dimulai. Namun, pasangan Korea berbalik unggul sampai jeda gim pertama. Pertandingan berlangsung ketat selepas jeda gim pertama dimana pasangan Indonesia yang sempat dua kali unggul harus rela kehilangan gim pertama.

Gim kedua berlangsung ketat. Kedua pasangan saling mengejar poin. Namun, pasangan ganda campuran Indonesia mampu menjaga keunggulan sehingga dapat memaksakan pertandingan ke rubber game. Di gim ketiga, Praveen/Debby yang sempat tertinggal di awal mampu berbalik unggul dan meraih tiket menuju babak final.

Owi/Butet, julukan Tontowi/Liliyana, berhasil melaju ke final Hong Kong Terbuka 2016 setelah mampu menumbangkan pasangan ganda campuran tuan rumah, Tang Chun Man/Tse Ying Suet, dua gim langsung dengan skor 23-21 dan 21-14. Owi/Butet yang sempat unggul di permulaan gim, harus ketinggalan angka di jeda gim pertama. Setelah jeda, kedua pasangan kejar mengejar poin sampai dengan skor 20-20. Pasangan Hong Kong yang sempat dua kali mendapat game point akhirnya kehilangan gim pertama. Gim kedua berlangsung cukup cepat dimana Tang/Tse banyak melakukan kesalahan sendiri. Owi/Butet berhasil menyelesaikan pertandingan tersebut dengan skor 21-14.

Dengan berhasilnya Owi/Butet melaju ke final, maka dapat dipastikan putaran final Hong Kong Terbuka 2016 akan menyajikan All Indonesian Final pada sektor ganda campuran. Indonesia otomatis akan membawa satu gelar juara pada turnamen tersebut.
Share:

Sabtu, 26 November 2016

Piala AFF 2016: INDONESIA LOLOS KE SEMIFINAL!!

Sumber foto: www.affsuzukicup.com

NusantaraInsights Indonesia lolos ke semifinal!! Tim Nasional Indonesia akhirnya dapat memastikan satu tiket empat besar di gelaran AFF Suzuki Cup 2016. Hampir seluruh pendukung Timnas Indonesia dibuat berdebar-debar saat menyaksikan pertandingan antara Indonesia melawan Singapura, baik pendukung yang bisa langsung datang ke Ridzal Memorial Stadium Manila maupun pendukung yang menyaksikan melalui siaran di televisi atau layanan video streaming. Sorak sorai pendukung menggema bersamaan dengan gol yang mampu membalikkan kedudukan menjadi 2-1 untuk keunggulan Timnas Indonesia.

Pada pertandingan ketiga di Grup A AFF Suzuki Cup 2016, sejatinya Filipina, Singapura, dan Indonesia sama-sama memiliki kans untuk lolos ke putaran semifinal. Untuk lolos ke semifinal, Indonesia tidak hanya membutuhkan 3 poin tambahan, tetapi nasib Indonesia juga bergantung pada hasil pertandingan antara Thailand kontra Filipina. Jika Filipina berhasil menumbangkan Thailand, maka pupus harapan Indonesia dan Singapura untuk maju ke partai empat besar. Takdir memihak Indonesia. Thailand berhasil menaklukkan Filipina dengan skor 1-0 melalui gol yang diciptakan oleh Sarawut Masuk pada menit ke-81.

Indonesia memulai pertandingan dengan operan-operan taktis antarpemain. Indonesia mencoba bermain terbuka untuk menembus pertahanan Singapura yang diketahui memilki kelebihan dari sisi pertahanan. Peluang pertama tercipta berawal dari tendangan bebas Stephano Lilipaly menghasilkan bola rebound yang belum mampu dimanfaatkan dengan baik oleh Boas Salossa. Indonesia yang lebih berusaha keras dalam menyerang justru tertinggal  terlebih dahulu lewat gol yang diciptakan oleh Khairul Amri pada menit ke-27. Skor bertahan 1-0 untuk keunggulan Timnas Singapura sampai babak pertama selesai.

Pada babak kedua, Indonesia mau tidak mau harus rutin menggempur barisan pertahanan Singapura jika ingin lolos ke partai semifinal. Pertahanan Singapura yang kokoh membuat Indonesia banyak kehilangan peluang. Banyak skema serangan Timnas Indonesia yang berujung antiklimaks karena bola terebut atau meninggalkan lapangan pertandingan. Peluang yang ditunggu pun akhirnya tiba. Andik Vermansyah yang lepas dari penjagaan barisan pertahanan Singapura berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-62 dengan memanfaatkan umpan dari Rizky Pora. Gol ini sekaligus menjadi kado ulang tahun spesial bagi Andik yang baru berulang tahun pada tanggal 23 November kemarin. Kedudukan yang seimbang memaksa para permain Timnas Singapura untuk bermain menyerang. Barisan pertahanan Timnas Singapura yang kokoh mulai bisa dieksploitasi oleh punggawa Timnas Indonesia. Gol!! Stephano Lilipaly berhasil mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-85 dan membawa Indonesia unggul. Harapan untuk melaju ke semifinal semakin besar. Lilipaly berhasil mencetak gol setelah mendapatkan umpan manis dari Boas. Indonesia mampu mempertahankan keunggulan sampai pertandingan usai dan melaju ke babak semifinal mendampingi Thailand.

Pertandingan semifinal dilangsungkan dengan sistem home dan away. Pertandingan partai semifinal pertama Indonesia direncanakan digelar pada Sabtu, 3 Desember 2016 Pukul 19.00 WIB dimana Indonesia berlaku sebagai tuan rumah. PSSI  menentukan Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor sebagai markas Timnas Indonesia. Stadion Gelora Bung Karno untuk sementara waktu tidak bisa dipergunakan karena sedang direnovasi untuk persiapan Asian Games. Indonesia akan menghadapi Vietnam sebagai pemuncak klasemen Grup B di pertandingan semifinal nanti. Indonesia masih berpeluang menjuarai AFF Suzuki Cup 2016. Ayo terus dukung Tim Nasional Indonesia!!!

Share:

Jumat, 25 November 2016

Tips Mencegah Jerawat Sederhana

NusantaraInsights Tips mencegah jerawat memang sangat dibutuhkan terutama oleh orang-orang yang beraktivitas di daerah dengan polusi udara yang cukup signifikan seperti polusi udara beberapa kota besar di Indonesia. Udara yang kita hirup setiap hari bisa menjadi media penyebaran bagi bakteri dan virus ketika udara tersebut sudah terpapar polusi. Bakteri dan virus yang kemudian menempel pada wajah dapat mengakibatkan munculnya jerawat sehingga wajah akan terlihat kurang menarik untuk dilihat. Menghilangkan jerawat dari wajah merupakan bukan hal yang cukup mudah. Jadi, alangkah baiknya ketika Anda mampu untuk mencegah timbulnya jerawat dan menjaga kulit wajah Anda agar terbebas dari Jerawat. Berikut merupakan tips mencegah jerawat secara sederhana yang dapat membantu Anda terbebas dari jerawat yang mengganggu.

Menjaga Wajah Tetap Dalam Keadaan Bersih
Membersihkan wajah secara rutin merupakan langkah yang paling penting untuk mencegah timbulnya jerawat. Mencuci wajah perlu dilakukan bahkan pada saat tidak ada jerawat untuk menghilangkan debu, minyak, dan sel kulit yang telah mati dari permukaan kulit. Usahakan mencuci wajah tidak dengan sabun tetapi menggunakan pembersih wajah yang lembut dan dengan air hangat atau dingin. Jangan gunakan air panas ketika mencuci wajah karena justru akan menimbulkan jerawat.

Perhatikan Kondisi Rambut
Selain kondisi wajah, kondisi rambut juga perlu diperhatikan untuk mencegah munculnya jerawat. Kondisi rambut yang berminyak dapat menjadi penyebab munculnya jerawat ketika rambut tersebut menyentuh wajah sehingga membuat kulit wajah menjadi berminyak. Hindari atau kurangi pemakaian produk-produk yang dapat menyumbat pori-pori kulit seperti hair gel, pengharum rambut, dan deodorant.

Pastikan Tangan Tidak Terlalu Sering Menyentuh Wajah
Terkadang orang tidak sabar sehingga memencet paksa jerawat agar cepat hilang. Namun, memegang dan memencet jerawat justru akan membuat jerawat semakin menonjol. Pastikan tangan tidak terlalu sering menyentuh wajah karena tangan dapat menyebarkan bakteri penyebab timbulnya jerawat.

Makan Makanan yang Sehat
Makan makanan berminyak dan berlemak seperti coklat dan junk food tidak memberikan efek yang baik bagi kulit wajah. Makan makanan seperti gandum, buah, dan sayuran dapat menjadikan kulit sehat dan terbebas dari jerawat.

Gunakan Es
Es dapat menenangkan kulit, terutama daerah kulit yang diusap langsung dengan es, yang dapat membantu kulit wajah terbebas dari jerawat. Menggunakan es pada kulit wajah dapat menghilangkan debu dan minyak yang terjebak di dalam kulit serta dapat mengurangi ruam dan bengkak pada wajah.

Gunakan Madu
Madu merupakan antiseptik alami yang dapat menenangkan dan mengobati kulit wajah. Masker madu merupakan cara pengobatan jerawat yang sudah umum digunakan. Penggunaan madu pada wajah dilakukan baik untuk pencegahan  maupun untuk pengobatan jerawat. Antioksidan yang dihasilkan madu dapat membantu mengurangi inflamasi pada kulit sehingga kulit terbebas dari jerawat. Gunakan madu pada wajah Anda sekitar 15 s.d. 30 menit kemudian bilas dengan air.

Gunakan Lemon
Lemon juga dipercaya sebagai obat alami untuk yang efektif menghilangkan jerawat. Air perasan lemon dapat mengurangi minyak, membunuh bakteri, mengurangi ruam, dan menghilangkan bekas jerawat. Letakkan air perasan lemon pada kapas kemudian usapkan ke wajah Anda untuk mendapatkan hasil dengan cepat.
Share:

Rabu, 23 November 2016

Piala AFF 2016: Asa di Pertandingan Ketiga

Sumber: www.affsuzukicup.com
NusantaraInsights Tim Nasional Indonesia masih berada di dasar klasemen Grup A AFF Suzuki Cup 2016. Setelah kalah dari Thailand di pertandingan pertama, Indonesia harus rela berbagi poin dengan tuan rumah Filipina pada pertandingan kedua yang di gelar pada Selasa (22/11) yang lalu. Thailand yang berhasil mengalahkan SIngapura pada pertandingan kedua telah memastikan langkah untuk melaju ke semifinal. Kini, Indonesia, Filipina, dan Singapura sama-sama masih memiliki peluang untuk mendampingi Thailand melaju ke semifinal. Mau tidak mau, ketiga negara tersebut harus mampu meraih kemenangan. Jika Filipina mampu menaklukkan Thailand di pertandingan ketiga nanti, maka dapat dipastikan Indonesia dan Singapura harus mengubur asa untuk menjadi juara AFF Suzuki Cup 2016. Namun, jika Filipina meraih hasil imbang atau kalah kontra Thailand, maka Indonesia dan Singapura harus berebut kemenangan untuk melanjutkan perjuangan di turnamen ini.


Indonesia mampu unggul terlebih dahulu saat menjamu Filipina. Gol Fachruddin Aryanto membuka keunggulan Indonesia pada menit ke-7. Filipina mampu menyamakan kedudukan berawal dari servis bola mati yang berhasil dimanfaatkan oleh Misagh Bahadoran untuk melesakkan bola ke gawang yang dijaga oleh Kurnia Meiga pada menit ke-31. Boas Salossa membawa Indonesia kembali unggul pada menit ke-68 memanfaatkan bola rebound  hasil sepakan Andik Vermansyah. Namun sangat disayangkan, pada menit ke-82 Phil Younghusband mampu merubah skor menjadi 2-2 melalui tendangan bebas yang tidak mampu diantisipasi Meiga.

Segenap masyarakat Indonesia tentunya rindu untuk menyaksikan Tim Nasional Indonesia berlaga di partai Final turnamen internasional yang mempertemukan negara-negara di Asia Tenggara itu. Asa untuk dapat menjuarai turnamen ini dapat terjaga asalkan Indonesia mampu meraih kemenangan dan Filipina meraih hasil imbang atau kalah di pertandingan ketiga nanti. Alfred Riedl kiranya harus meracik strategi yang cukup ciamik sehingga teriakan "Indonesia" dapat menggema di pertandingan puncak.
Share:

Selasa, 22 November 2016

Batik Penentu Derajat Kebangsawanan

Sumber: www.pegipegi.com
NusantaraInsights Batik merupakan salah satu kekayaan budaya nusantara yang merupakan warisan dari nenek moyang bangsa Indonesia. Beberapa daerah di Indonesia memiliki motif batik dengan ciri khas masing-masing. Salah satu motif batik tertua adalah motif Batik Parang. Batik Parang merupakan hasil cipta dari pendiri Keraton Mataram yang pada saat itu berada di Kartasura, Surakarta. Kata Parang memiliki makna pereng atau lereng yang membentuk garis menurun diagonal dari tinggi ke rendah. 

Pada masanya, motif Batik Parang digunakan sebagai pedoman penentu derajat kebangsawanan seseorang. Motif Batik Parang ini sempat hanya boleh dipergunakan oleh keluarga raja dan keturunannya. Batik Parang memiliki susunan motif membentuk huruf S yang saling terkait antara satu dengan yang lainnya. Bentuk huruf S ini juga melambangkan ombak di lautan yang dimaknai dengan jiwa yang penuh semangat dan tak akan pernah pudar.


Secara keseluruhan, motif Batik Parang memiliki makna yang luhur, yaitu bahwa manusia sepantasnya pantang menyerah dalam menjalani kehidupan. Motif berbentuk huruf S yang saling terkait melambangkan jalinan kehidupan yang tidak pernah putus serta konsisten dalam rangka mencapai kesejahteraan, perbaikan terhadap diri, dan menjaga hubungan, baik dengan Sang Pencipta, dengan sesama manusia, maupun dengan alam semesta. Garis diagonal pada motif ini melambangkan sebagai manusia kita hendaknya memiliki keinginan atau harapan yang luhur, pendirian yang kuat, dan kesetiaan kepada kebenaran.

Saat ini, motif Batik Parang telah banyak mengalami perkembangan. Terdapat beberapa jenis motif batik ini, seperti Batik Parang Rusak, Batik Parang Rusak Barong, Batik Parang Klithik, dan Batik Parang Kusumo. Setiap jenis Batik Parang tersebut memiliki makna tersendiri, misalnya seperti Batik Parang Rusak melambangkan kekuasaan dan kekuatan dimana pada jaman dulu batik ini hanya boleh digunakan oleh ksatria atau penguasa.
Share:

Minggu, 20 November 2016

Dua Gelar China Terbuka 2016 untuk Indonesia

Sumber: www.badmintonindonesia.org

NusantaraInsights Dua gelar juara berhasil diraih oleh pebulutangkis Indonesia pada China Open Superseries Premier 2016. Indonesia berhasil mengirimkan dua wakilnya pada putaran final China Terbuka 2016 dari sektor ganda putra dan ganda campuran.
Dari sektor ganda putra, Marcus Fernaldi Gideon dan Kevin Sanjaya Sukamuljo yang merupakan unggulan ke-7 berhasil menaklukkan perlawanan pasangan ganda Denmark, Mathias Boe dan Carste Mogensen, dalam dua gim langsung dengan skor  21-18 dan 22-20. Pertandingan antara kedua pasangan tersebut berlangsung ketat dimana kedua pasangan saling berkejaran dalam mendapatkan poin demi poin. Kevin dan Marcus berhasil melaju ke final setelah mampu menumbangkan pasangan ganda China, Chai Biao dan Hong Wei, yang merupakan unggulan pertama.
Dari sektor ganda campuran, peraih emas Olimpiade Rio 2016, Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir berhasil menaklukkan pasangan tuan rumah, Zhang Nan dan Li Yinhui, melalui tiga gim dengan skor 21-13, 22-24, dan 21-16. Pertandingan antara kedua pasangan ini berlangsung seru. Tontowi dan Liliyana yang sempat unggul pada gim pertama dipaksa untuk melanjutkan pertandingan ke rubber game setelah kehilangan gim kedua. Pada gim ketiga, Owi dan Butet berhasil bangkit dan mampu memimpin perolehan skor sampai dengan akhir pertandingan.
Share:

Indonesia Sementara Juru Kunci Grup A

NusantaraInsights Tim Nasional Indonesia sementara harus berada di posisi juru kunci klasemen Grup A AFF Suzuki Cup 2016 setelah tumbang dari Thailand dengan skor akhir 2 - 4. Gol cepat Thailand pada menit 4 babak pertama yang dilesakkan oleh Peerapat Notchaiya menunjukkan kualitas permainan efektif yang ditunjukkan anak asuh Kiatisuk Senamuang. Pada babak pertama Indonesia tertinggal 0 - 2. Gol kedua Thailand diciptakan oleh Teerasil Dangda pada menit ke-36 setelah mendapat operan dari Chanatip Songkrasin.
Pada pertandingan yang digelar di Philippine Sports Stadium Bulacan ini, Tim Nasional Indonesia bukannya tidak memberikan perlawanan. Anak asuh Alfred Riedl sempat menyamakan kedudukan menjadi 2 - 2 pada babak kedua. Kedua gol Indonesia dicetak oleh Boas Salossa dan Lerby Eliandry masing-masing pada menit 53 dan  59 melalui sundulan. Namun, Thailand mampu kembali meninggalkan Indonesia melalui hattrick yang dibuat oleh Teerasil Dangda. Dengan memanfaatkan kelengahan barisan pertahanan Indonesia, Teerasil Dangda kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit 79 dan 90+4.
Kini Indonesia harus menguatkan kembali strategi agar mampu memenangkan dua pertandingan tersisa, yaitu pertandingan melawan Philipina dan Singapura. Jika Indonesia mampu meraih kemenangan di dua pertandingan tersebut, maka kesempatan untuk menjadi juara AFF Suzuki Cup 2016 masih terbuka lebar.
Share:
Diberdayakan oleh Blogger.